handicap.co.id, Jakarta – Paris Saint-Germain tengah diterpa kabar mengejutkan setelah pelatih kepala mereka, Luis Enrique, dikabarkan menolak tawaran kontrak baru dari manajemen klub. Keputusan tersebut membuat masa depan kursi kepelatihan Les Parisiens kembali menjadi sorotan.
Pelatih asal Spanyol itu disebut telah menyampaikan secara langsung kepada jajaran pimpinan PSG bahwa dirinya tidak berniat melanjutkan kerja sama setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim ini. Informasi tersebut dilaporkan oleh media Spanyol, Marca, yang menyebut keputusan Enrique membuat internal klub cukup terkejut.
PSG sebelumnya diyakini sangat optimistis bisa mempertahankan Enrique dalam jangka panjang. Apalagi, sang pelatih baru saja mengantarkan klub ke periode paling gemilang sepanjang sejarah mereka.
Di bawah arahan Enrique, PSG mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih quadruple bersejarah, termasuk gelar Liga Champions pertama yang selama ini menjadi ambisi terbesar klub. Torehan tersebut menempatkan Enrique sebagai salah satu pelatih paling sukses yang pernah menukangi raksasa Prancis itu.
Namun justru setelah mencapai puncak kejayaan, Enrique merasa misinya di Parc des Princes telah tuntas.
Merasa Misi Telah Selesai
Pelatih berusia 55 tahun itu diyakini menilai bahwa seluruh target besar bersama PSG telah berhasil diwujudkan. Karena itu, Enrique memilih untuk membuka lembaran baru dalam perjalanan karier kepelatihannya dengan mencari tantangan berbeda.
Di sisi lain, manajemen PSG sebenarnya sangat berharap sang pelatih bersedia memperpanjang masa baktinya. Stabilitas di bangku cadangan dianggap sebagai faktor penting untuk menjaga dominasi domestik sekaligus mempertahankan daya saing di kompetisi Eropa. Penolakan Enrique pun disebut menimbulkan keterkejutan di internal klub.
Meski demikian, keputusan tersebut tidak diambil secara mendadak. Enrique dikabarkan sengaja menyampaikan rencananya lebih awal agar PSG memiliki cukup waktu untuk menyiapkan transisi dan mencari sosok pengganti yang tepat. Langkah ini dinilai sebagai bentuk profesionalisme dan penghormatan Enrique terhadap klub.
PSG Mulai Bergerak Cari Pengganti
Walau masa depannya sudah dipastikan akan berakhir, Enrique tetap berkomitmen penuh menyelesaikan musim dengan hasil terbaik hingga kontraknya habis. Fokus utama sang pelatih adalah menutup masa jabatannya dengan prestasi maksimal.
Sementara itu, PSG kini harus segera memulai proses pencarian pelatih baru yang mampu melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun Enrique. Situasi ini memicu berbagai spekulasi, dengan sejumlah nama pelatih papan atas Eropa mulai dikaitkan dengan klub ibu kota Prancis tersebut.
Para pendukung PSG pun dibuat bertanya-tanya, apakah klub mampu menjaga standar kesuksesan tinggi yang telah dicapai selama era kepemimpinan Luis Enrique.









