AC MilanAJAX AMSTERDAMBOLADUNIAEredivisieLIGA CHAMPIONSMaximilian IbrahimovicZlatan Ibrahimovic

Jejak Zlatan Ibrahimovic Dua Dekade Silam Kini Dilanjutkan Sang Anak, Maximilian Resmi Berseragam Ajax

75
×

Jejak Zlatan Ibrahimovic Dua Dekade Silam Kini Dilanjutkan Sang Anak, Maximilian Resmi Berseragam Ajax

Share this article

Putra Zlatan Ibrahimovic memulai petualangan baru di Belanda dengan status pinjaman dari AC Milan

Putra Zlatan Ibrahimovic
Putra Zlatan Ibrahimovic

Handicap.co.id, Bandung – Nama Ibrahimovic kembali terdengar di Amsterdam setelah jeda 25 tahun. Jika pada awal milenium Zlatan Ibrahimovic meninggalkan Malmo untuk memulai kisah besarnya bersama Ajax, kini giliran putranya, Maximilian Ibrahimovic, yang menapaki rumput Belanda. Bedanya, Maximilian datang bukan sebagai transfer permanen, melainkan melalui kesepakatan peminjaman.

Zlatan memulai lonjakan karier Eropanya saat bergabung dengan Ajax pada 2001. Klub tersebut menjadi batu loncatan penting yang membawanya menjelajah berbagai liga top Eropa dan mengoleksi banyak trofi. Semua itu berawal dari Malmo, klub masa kecilnya, sebelum ia menjelma menjadi salah satu penyerang paling ikonik di sepak bola modern.

Kini, Ajax secara resmi mengumumkan bahwa Maximilian Ibrahimovic bergabung dengan status pinjaman dari AC Milan. Kesepakatan tersebut berlaku hingga akhir musim dan disertai opsi pembelian yang dapat diaktifkan oleh klub Eredivisie tersebut.

“Kesepakatan peminjaman ini berdurasi enam bulan hingga musim berakhir, dengan opsi transfer permanen bagi Ajax,” demikian pernyataan resmi klub.

Disambut dengan Optimisme

Direktur sepak bola Ajax, Marijn Beuker, menyampaikan antusiasmenya atas kedatangan striker muda tersebut. Ia menilai Maximilian memiliki karakteristik yang cocok dengan filosofi permainan Ajax.

“Kami sangat senang menyambut Maximilian,” ujar Beuker.

“Ia adalah penyerang muda bertalenta dengan naluri posisi yang baik di dalam maupun sekitar kotak penalti. Penyelesaian akhirnya kuat dan ia memiliki orientasi mencetak gol,” lanjutnya.

Beuker juga menjelaskan bahwa Maximilian tidak akan langsung dilempar ke tim utama, melainkan akan melalui proses adaptasi bertahap.

“Pada tahap awal, ia akan lebih banyak bermain bersama Ajax U23. Sepanjang musim, ia akan bergantian tampil bersama tim muda dan tim utama agar terbiasa dengan intensitas serta tuntutan level tertinggi Ajax.”

Baca Juga  Pelatih Senegal Tolak Pensiun Sadio Mane: Ia Bukan Milik Pribadi, tapi Milik Bangsa

Menurut Beuker, Ajax melihat potensi jangka panjang dalam diri Maximilian dan berharap ia bisa berkembang menjadi bagian penting lini serang tim utama di masa depan.

Membangun Identitas Sendiri

Zlatan Ibrahimovic meninggalkan warisan kuat selama tiga musim membela Ajax. Ia mencatatkan 35 gol dari 74 penampilan di Eredivisie dan merasakan debut Liga Champions bersama klub tersebut. Dua gelar liga Belanda diraih sebelum ia melanjutkan petualangan ke Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, Paris Saint-Germain, dan klub-klub elite lainnya.

Namun, Maximilian datang dengan tekad menempuh jalannya sendiri. Lahir di Swedia pada 2006, ia pindah ke Italia pada 2022 dan berkembang di akademi AC Milan. Sejak musim lalu, ia tampil bersama Milan Futuro dan mulai mencatatkan gol, sekaligus menjadi bagian dari tim nasional junior Swedia.

Dalam pernyataan pertamanya sebagai pemain Ajax, Maximilian menegaskan keinginannya untuk tidak sekadar hidup di bawah bayang-bayang nama besar sang ayah.

“Memang keren ayah pernah bermain untuk Ajax,” ujarnya.

“Tapi saya ingin menulis cerita saya sendiri. Saya adalah diri saya sendiri, dengan gaya bermain saya sendiri, dan saya datang ke sini untuk melakukan hal saya sendiri.”

“Bagi saya, Ibrahimovic hanyalah sebuah nama.”

Kepindahan Maximilian Ibrahimovic menandai bukan sekadar kembalinya nama besar ke Amsterdam, tetapi juga awal kisah baru yang ingin ditulis dengan caranya sendiri—tanpa menumpang pada legenda masa lalu.

Sumber: FourFourTwo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *