DUNIA

Guardiola Akui Ikut Panik saat Mourinho Suruh Kiper Benfica Maju Menyerang di Menit Akhir Kontra Real Madrid

108
×

Guardiola Akui Ikut Panik saat Mourinho Suruh Kiper Benfica Maju Menyerang di Menit Akhir Kontra Real Madrid

Share this article

Pep Guardiola Soroti Aksi Mourinho yang Suruh Kiper Benfica Naik Menyerang

Guardiola Akui Ikut Panik saat Mourinho Suruh Kiper Benfica Maju Menyerang di Menit Akhir Kontra Real Madrid
Guardiola Akui Ikut Panik saat Mourinho Suruh Kiper Benfica Maju Menyerang di Menit Akhir Kontra Real Madrid

Handicap.co.id, Bandung – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku sempat ikut merasa panik saat menyaksikan keputusan nekat Jose Mourinho yang memerintahkan kiper Benfica maju membantu serangan di menit-menit akhir laga kontra Real Madrid pada ajang Liga Champions.

Momen tersebut terjadi ketika Benfica tertinggal tipis dan membutuhkan gol penyama kedudukan. Mourinho, yang dikenal dengan taktik pragmatisnya, justru membuat keputusan berani yang jarang ia lakukan sepanjang karier kepelatihannya.


Keputusan Nekat Mourinho Bikin Situasi Panas

Dalam laga yang berlangsung ketat itu, Benfica berada dalam kondisi tertekan. Waktu yang tersisa semakin menipis, dan Real Madrid bertahan dengan disiplin tinggi. Melihat situasi tersebut, Mourinho mengambil langkah ekstrem dengan meminta sang penjaga gawang ikut naik ke kotak penalti lawan.

Keputusan itu langsung mengubah atmosfer pertandingan. Tekanan Benfica meningkat drastis, memaksa lini belakang Real Madrid bekerja ekstra keras.


Guardiola: “Itu Momen yang Membuat Semua Orang Tegang”

Guardiola mengaku menyaksikan pertandingan tersebut dengan penuh perhatian. Ia menyebut langkah Mourinho sebagai sesuatu yang berisiko tinggi namun efektif dalam menciptakan kepanikan di kubu lawan.

“Saat kiper ikut naik menyerang, semua orang panik. Bukan cuma pemain bertahan, pelatih pun ikut deg-degan,” ujar Guardiola dalam komentarnya.

Menurut Pep, situasi seperti itu sering kali membuat organisasi pertahanan buyar, meski hanya berlangsung dalam hitungan detik.


Real Madrid Tetap Tahan Gempuran

Meski mendapat tekanan besar di menit akhir, Real Madrid mampu bertahan dan mengamankan hasil positif. Pengalaman serta mental juara Los Blancos kembali menjadi pembeda di laga krusial Liga Champions.

Sementara itu, keberanian Mourinho tetap mendapat sorotan positif meski tidak berbuah gol. Banyak pihak menilai keputusan tersebut menunjukkan ambisi Benfica untuk terus menekan hingga peluit akhir.


Ciri Khas Mourinho di Laga Besar

Langkah menyuruh kiper maju menyerang sebenarnya bukan hal baru dalam sepak bola modern, namun jarang dilakukan oleh Mourinho. Justru hal inilah yang membuat keputusan tersebut menjadi sorotan dan dianggap sebagai taktik darurat khas laga hidup-mati.

Guardiola pun menilai keberanian mengambil risiko adalah bagian penting dari sepak bola di level tertinggi.


Kesimpulan

Pengakuan Guardiola yang ikut panik menegaskan betapa dramatisnya momen menit akhir dalam laga Benfica vs Real Madrid. Keputusan Mourinho menyuruh kiper maju menyerang menjadi bukti bahwa di Liga Champions, satu momen bisa mengubah segalanya.

Meski hasil tak berpihak pada Benfica, laga tersebut kembali menunjukkan bahwa sepak bola Eropa selalu menyajikan drama, strategi, dan ketegangan hingga detik terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *