Handicap.co.id, Jakarta – Kiprah Cristiano Ronaldo di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda meredup. Meski tak lagi merumput di Eropa, megabintang asal Portugal itu tetap tampil produktif dan menjadi tumpuan utama lini depan Al Nassr.
Pada musim 2023–2024, Ronaldo sukses mengamankan gelar top scorer Saudi Pro League setelah membukukan 35 gol dari 31 laga. Catatan impresif tersebut berlanjut di musim berikutnya. Ia kembali menyabet penghargaan Sepatu Emas berkat torehan 25 gol dalam 30 pertandingan.
Memasuki musim 2025–2026 yang tengah berlangsung, CR7 kembali menunjukkan konsistensinya. Dari 21 pertandingan, ia telah mencetak 21 gol—rasio yang menegaskan ketajamannya belum habis dimakan usia.
Jika kembali finis sebagai pencetak gol terbanyak, Ronaldo akan menorehkan sejarah sebagai pemain Eropa pertama yang mampu meraih Sepatu Emas Liga Arab Saudi selama tiga musim berturut-turut.
Namun, ambisi besar tersebut tak akan diraih dengan mudah. Penyerang tajam asal Inggris, Ivan Toney, siap menjadi batu sandungan. Toney tampil konsisten dan terus menempel perolehan gol Ronaldo, membuat persaingan menuju gelar top scorer semakin panas.
Duel ketajaman antara dua predator kotak penalti ini diprediksi menjadi sorotan utama hingga akhir musim. Ronaldo memang berpengalaman dalam tekanan perebutan gelar individu, tetapi Toney datang dengan motivasi besar untuk mencuri panggung dan menggagalkan rekor sang megabintang.
Musim masih panjang, dan segalanya bisa terjadi. Satu hal yang pasti, persaingan menuju Sepatu Emas Saudi Pro League akan berlangsung sengit hingga pekan terakhir.









