Lionel Messi

Polemik Kepulangan Messi ke Barcelona Kembali Memanas, Presiden La Liga Bantah Pernah Setuju

37
×

Polemik Kepulangan Messi ke Barcelona Kembali Memanas, Presiden La Liga Bantah Pernah Setuju

Share this article

Javier Tebas menegaskan La Liga tidak pernah memberi izin bagi Barcelona untuk memulangkan Lionel Messi pada 2023.

Polemik Kepulangan Messi ke Barcelona Kembali Memanas, Presiden La Liga Bantah Pernah Setuju
Polemik Kepulangan Messi ke Barcelona Kembali Memanas, Presiden La Liga Bantah Pernah Setuju

Handicap.co.id, Medan – Perdebatan mengenai gagalnya rencana kembalinya Lionel Messi ke Barcelona pada tahun 2023 kembali menjadi sorotan. Isu ini kini menyeret sejumlah figur penting di klub, termasuk mantan pelatih Xavi Hernandez serta presiden klub Joan Laporta.

Perselisihan tersebut kembali mencuat menjelang pemilihan presiden Barcelona. Dalam situasi politik klub yang memanas itu, berbagai pernyataan dari tokoh terkait menghadirkan versi yang berbeda-beda mengenai penyebab batalnya kepulangan Messi setelah menjuarai Piala Dunia 2022 bersama Argentina.

Presiden La Liga, Javier Tebas, akhirnya turut memberikan klarifikasi. Ia dengan tegas menolak anggapan bahwa pihak liga pernah memberikan persetujuan kepada Barcelona untuk memproses transfer Messi.

Tebas Tegaskan La Liga Tidak Pernah Mengizinkan

Dalam wawancaranya di program Estudio Estadio yang ditayangkan oleh TVE, Tebas merespons pernyataan Xavi yang sebelumnya muncul dalam wawancara bersama media La Vanguardia. Ia menyatakan bahwa La Liga sama sekali tidak pernah memberikan izin terkait rencana kembalinya Messi ke Camp Nou.

“Informasi itu tidak benar. La Liga tidak pernah mengeluarkan izin apa pun ataupun menyetujui rencana tersebut,” ujar Tebas.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah narasi yang sebelumnya berkembang. Dalam penjelasan Xavi, proses administrasi disebut sudah mencapai tahap yang memungkinkan transfer itu terealisasi.

Tebas juga menegaskan bahwa Barcelona tidak pernah memperoleh kelonggaran finansial dari pihak liga untuk memfasilitasi kedatangan kembali sang bintang. Artinya, La Liga tidak pernah memberikan lampu hijau terhadap rencana tersebut.

Xavi Sebut Negosiasi Sudah Hampir Rampung

Kontroversi ini berawal dari pengakuan Xavi yang menyatakan bahwa proyek memulangkan Messi pada 2023 sebenarnya sudah berjalan cukup jauh. Ia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Messi berlangsung intens selama beberapa bulan.

Baca Juga  Xavi Ungkap Alasan Lionel Messi Gagal Kembali ke Barcelona pada 2023

Menurut Xavi, pada musim semi 2023 hampir seluruh aspek terkait rencana itu—terutama dari sisi olahraga—telah mencapai kesepakatan. Tujuannya adalah menghadirkan momen perpisahan spesial atau “last dance” bagi Messi bersama Barcelona di Catalunya.

Namun pada akhirnya, Xavi menilai keputusan klub berubah. Ia menuduh Laporta tidak melanjutkan proses transfer karena enggan menghadapi potensi konflik internal yang mungkin muncul.

Setelah rencana tersebut gagal, Messi akhirnya memilih melanjutkan kariernya di Major League Soccer bersama Inter Miami. Situasi ini juga disebut membuat hubungan personal antara kedua mantan rekan setim itu menjadi renggang.

Laporta Membela Kebijakan Klub

Joan Laporta tidak tinggal diam menghadapi kritik tersebut. Dalam sebuah debat yang berkaitan dengan pemilihan presiden Barcelona, ia menanggapi tuduhan Xavi sekaligus membela keputusan manajemen klub.

Laporta mengaku terkejut dan merasa tersinggung dengan pernyataan yang dilontarkan oleh mantan pelatihnya tersebut.

“Ketika bersama Xavi, saya merasa kami akan kalah. Namun dengan Flick, saya melihat peluang untuk menang,” kata Laporta.

Ia juga menegaskan bahwa kegagalan transfer Messi bukan disebabkan oleh masalah persetujuan dari La Liga. Menurutnya, faktor kondisi keuangan klub serta kekhawatiran Messi terhadap tekanan besar yang mungkin muncul menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *