Handicap.co.id, Bandung – Como 1907 mungkin belum sepenuhnya lepas dari fase sulit di Serie A musim ini. Hasil pertandingan yang naik-turun membuat klub promosi tersebut kerap disebut sedang frustrasi. Namun di balik inkonsistensi itu, satu hal tak terbantahkan: tim asuhan Cesc Fabregas memiliki identitas permainan yang jelas dan berani.
Di tengah kerasnya persaingan Serie A, Como justru tampil berbeda—bermain progresif, rapi, dan penuh keberanian, meski harus membayar mahal dengan hasil yang belum selalu ideal.
Awal Musim yang Tidak Mudah bagi Como
Sebagai pendatang baru di Serie A, Como langsung dihadapkan pada realita kompetisi tertinggi Italia. Lawan-lawan dengan pengalaman, kedalaman skuad, dan mental juara membuat perjalanan mereka tidak mulus.
Beberapa laga berakhir dengan kekalahan tipis, sementara peluang emas kerap terbuang. Inilah yang memunculkan narasi bahwa Como sedang frustrasi, terutama karena performa di lapangan sering kali lebih baik dibanding hasil akhir.
Namun Fabregas menolak bermain aman.
Sentuhan Cesc Fabregas: Sepak Bola Progresif
Sejak dipercaya sebagai pelatih, Cesc Fabregas membawa filosofi yang sangat kentara:
- Build-up dari belakang
- Dominasi penguasaan bola
- Pergerakan antar lini yang cair
- Keberanian menghadapi tekanan tinggi lawan
Como tidak sekadar bertahan demi satu poin. Mereka mencoba mengontrol tempo, bahkan saat menghadapi tim papan atas.
Pendekatan ini memang berisiko, tetapi menjadi fondasi identitas yang kuat—sesuatu yang jarang dimiliki tim promosi.
Identitas Kuat Jadi Modal Utama Bertahan
Meski masih berkutat di papan bawah, Como menunjukkan bahwa mereka tidak kehilangan arah. Para pemain paham peran, sistem berjalan konsisten, dan keberanian tetap dijaga.
Identitas ini terlihat dari:
- Rata-rata penguasaan bola yang kompetitif
- Jumlah operan progresif yang tinggi
- Keberanian menekan di area lawan
Dalam jangka panjang, karakter seperti ini sering menjadi pembeda antara tim yang sekadar numpang lewat dan tim yang mampu bertahan di Serie A.
Pemain Muda dan Mentalitas Berani
Fabregas juga dikenal memberi kepercayaan besar pada pemain muda. Beberapa nama tampil tanpa beban, berani mengambil keputusan, dan tidak gentar menghadapi atmosfer stadion besar.
Kesalahan memang terjadi, tetapi proses pembentukan mental inilah yang menjadi investasi besar Como untuk masa depan.
Frustrasi Hari Ini, Fondasi untuk Besok
Hasil boleh mengecewakan, tekanan klasemen nyata adanya. Namun Como tidak sedang tersesat. Mereka tahu siapa diri mereka dan bagaimana ingin bermain.
Jika konsistensi hasil mulai menyusul performa, Como berpotensi menjadi salah satu cerita menarik Serie A musim ini—tim kecil dengan ide besar, dipimpin oleh pelatih muda yang paham betul DNA sepak bola modern.
Kesimpulan
Como memang sedang frustrasi, tetapi bukan tanpa harapan. Di bawah arahan Cesc Fabregas, mereka membangun identitas yang kuat, berani, dan jelas. Di Serie A yang kejam, identitas adalah mata uang berharga—dan Como sudah memilikinya.









