Handicap.co.id, Medan – Penampilan klub-klub Inggris di kompetisi antarklub Eropa musim 2025/2026 mendapat sorotan tajam. Setelah leg pertama babak 16 besar dari tiga turnamen berbeda selesai dimainkan, hasil yang diraih tim-tim Premier League dinilai jauh dari harapan.
Dari sembilan pertandingan yang dijalani oleh wakil Inggris pada fase tersebut, hanya satu tim yang berhasil meraih kemenangan. Kondisi ini membuat peluang sebagian besar klub Premier League untuk melaju ke babak berikutnya menjadi cukup berat.
Satu-satunya kemenangan datang dari Aston Villa. Tim asal Birmingham tersebut berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Lille dalam laga Liga Europa yang digelar Jumat (13/3/2026) dini hari WIB. Hasil ini menjadi modal penting bagi Villa menjelang pertandingan leg kedua.
Aston Villa Raih Kemenangan Penting
Gol kemenangan Aston Villa dicetak oleh Ollie Watkins melalui sundulan indah yang melambung setelah memanfaatkan umpan flick-on dari Emiliano Buendía. Bola berhasil melewati jangkauan penjaga gawang Lille dan masuk ke dalam gawang.
Walaupun sudah unggul, Aston Villa sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk menambah keunggulan. Namun sejumlah kesempatan emas yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Tak lama setelah gol pertama, Amadou Onana hampir menggandakan keunggulan timnya. Ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya membentur mistar gawang.
Watkins juga sempat memiliki peluang emas ketika berhadapan langsung dengan kiper Lille. Sayangnya, kesempatan tersebut tidak berhasil dimaksimalkan menjadi gol kedua bagi timnya.
Menjelang akhir pertandingan, Emiliano Buendía hampir mencetak gol spektakuler melalui tendangan akrobatik di dalam kotak penalti. Namun bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Klub Inggris Lainnya Mengalami Hasil Buruk
Berbanding terbalik dengan Aston Villa, sejumlah klub besar Inggris justru harus menelan kekalahan di Liga Champions. Chelsea mengalami kekalahan paling mencolok setelah takluk 2-5 dari PSG saat bertandang ke Paris. Hasil tersebut membuat posisi The Blues menjadi cukup sulit menjelang leg kedua.
Tottenham Hotspur juga mengalami nasib serupa. Klub asal London itu harus mengakui keunggulan Atletico Madrid dengan skor yang sama, yakni 2-5.
Sementara itu Manchester City gagal meraih hasil positif ketika menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu. Tim asuhan Pep Guardiola harus menerima kekalahan 0-3 dari Los Blancos.
Harapan Bangkit di Leg Kedua
Meski banyak tim Inggris meraih hasil negatif, beberapa klub masih memiliki peluang untuk memperbaiki keadaan pada leg kedua.
Liverpool hanya kalah tipis 0-1 dari Galatasaray, sedangkan Arsenal berhasil menahan imbang Bayer Leverkusen dengan skor 1-1. Newcastle United juga mampu mencuri hasil imbang 1-1 ketika menghadapi Barcelona.
Di sisi lain, Nottingham Forest harus menelan kekalahan 0-1 di kandang sendiri pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa.
Pada kompetisi UEFA Conference League, Crystal Palace juga belum mampu meraih kemenangan setelah hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu AEK Larnaca.
Persentase Kemenangan Klub Inggris Menurun
Serangkaian hasil tersebut membuat catatan kemenangan klub Premier League di babak 16 besar kompetisi Eropa menurun drastis. Dari sembilan pertandingan yang dimainkan, hanya satu yang berakhir dengan kemenangan atau sekitar 11 persen.
Persentase tersebut jauh menurun dibandingkan performa mereka pada fase grup hingga babak playoff sebelumnya yang sempat mencapai tingkat kemenangan sekitar 67 persen.
Dengan leg kedua yang akan segera digelar, klub-klub Premier League kini berada di bawah tekanan besar untuk membalikkan keadaan dan menjaga reputasi sepak bola Inggris di pentas Eropa.











