PERSIJA

Persija Agresif di Bursa Transfer Putaran Kedua, Bambang Pamungkas Beberkan Alasan di Baliknya

44
×

Persija Agresif di Bursa Transfer Putaran Kedua, Bambang Pamungkas Beberkan Alasan di Baliknya

Share this article

Langkah aktif Macan Kemayoran merekrut sejumlah pemain baru disebut sudah dirancang sejak awal musim demi memperkuat kedalaman skuad.

Persija Agresif di Bursa Transfer Putaran Kedua, Bambang Pamungkas Beberkan Alasan di Baliknya
Persija Agresif di Bursa Transfer Putaran Kedua, Bambang Pamungkas Beberkan Alasan di Baliknya

Handicap.co.id, Riau Klub ibu kota, Persija Jakarta, menjadi salah satu tim yang paling aktif dalam pergerakan pemain pada bursa transfer putaran kedua Super League Indonesia musim 2025/2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu mendatangkan beberapa wajah baru guna memperkuat komposisi tim di sisa musim kompetisi.

Sejumlah pemain yang direkrut Persija antara lain Fajar Fathurrahman, Alaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, Jean Motta, Shayne Pattynama, Cyrus Margono, serta Mauro Zijlstra.

Dari beberapa nama tersebut, dua di antaranya merupakan pemain yang juga memperkuat Timnas Indonesia, yakni Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra.

Langkah Persija yang cukup agresif di pasar transfer sempat memunculkan anggapan bahwa klub tersebut melakukan perekrutan secara “jor-joran”. Namun Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menegaskan bahwa strategi tersebut bukan keputusan mendadak.

Pria yang akrab disapa Bepe itu menjelaskan bahwa manajemen klub sebenarnya telah merancang rencana perekrutan sejak awal musim. Berbagai diskusi telah dilakukan antara pihak manajemen, pelatih, dan staf terkait sebelum menentukan pemain yang akan direkrut.

Menurut Bepe, tambahan pemain di paruh kedua kompetisi juga merupakan bagian dari permintaan pelatih Persija, Mauricio Souza. Tim pelatih sebelumnya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kekuatan dan kedalaman skuad sejak kompetisi mulai berjalan.

Hasil evaluasi tersebut kemudian menentukan posisi mana saja yang membutuhkan tambahan pemain. Setelah itu, pelatih mengusulkan sejumlah nama kepada manajemen untuk dipertimbangkan lebih lanjut.

Bepe menjelaskan bahwa usulan tersebut tidak langsung disetujui begitu saja. Pihak klub tetap melakukan proses seleksi guna memastikan pemain yang direkrut benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.

Proses pengajuan nama pemain sendiri sudah dilakukan sejak sekitar Oktober hingga November. Setelah melalui penyaringan internal, barulah Persija memutuskan untuk mendatangkan pemain yang dianggap paling tepat untuk melengkapi skuad.

Baca Juga  Borneo FC Jadi Tim Tamu Pertama yang Latihan di JIS, Mauricio Souza Soroti Kondisi Rumput

Karena itu, Bepe menegaskan bahwa aktivitas transfer Persija di putaran kedua bukanlah langkah spontan. Ia menyebut seluruh keputusan tersebut merupakan bagian dari rencana yang sudah disusun bersama tim pelatih sejak awal musim kompetisi.

Dengan tambahan pemain baru, Persija berharap dapat meningkatkan performa tim hingga akhir musim. Manajemen klub juga menaruh harapan besar agar pelatih dan para pemain mampu memaksimalkan skuad yang kini lebih lengkap.

Saat ini Persija masih berada dalam persaingan papan atas klasemen sementara Super League 2025/2026. Macan Kemayoran menempati posisi ketiga dengan koleksi 51 poin.

Mereka terpaut enam poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Meski demikian, Bepe menilai peluang untuk mengejar posisi teratas masih terbuka lebar jika tim mampu tampil konsisten hingga akhir musim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *