Handicap.co.id, Medan – Real Madrid membawa pulang kemenangan penting setelah menundukkan Benfica dengan skor 1-0 pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz pada 18 Februari 2026 tersebut berjalan ketat sejak awal. Kedua tim tampil hati-hati di babak pertama sehingga skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Gol penentu kemenangan akhirnya lahir di awal babak kedua melalui aksi individu Vinícius Júnior. Sepakan jarak jauhnya pada menit ke-50 tidak mampu dihentikan kiper tuan rumah dan menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini.
Hasil tersebut memberi keuntungan bagi Madrid menjelang leg kedua di Santiago Bernabeu pada 26 Februari. Los Blancos kini hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Jalannya Pertandingan
Benfica langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Namun lini belakang Madrid tampil solid dan mampu meredam tekanan tanpa memberi peluang berbahaya.
Seiring waktu, Madrid mulai menemukan ritme permainan. Kylian Mbappé sempat mencoba peruntungannya, tetapi upayanya masih bisa diamankan oleh Anatoliy Trubin.
Peluang tuan rumah hadir melalui sundulan Tomás Araújo setelah situasi sepak pojok. Namun bola masih tepat mengarah ke penjaga gawang Madrid, Thibaut Courtois.
Madrid juga sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh Arda Güler. Tak lama kemudian, peluang emas hadir saat umpan mendatar Trent Alexander-Arnold menemukan Vinicius di depan gawang, tetapi penyelesaiannya melebar.
Benfica hampir mencetak gol melalui tembakan Fredrik Aursnes yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan. Courtois menunjukkan refleks luar biasa untuk mengamankan situasi.
Menjelang akhir babak pertama, Madrid meningkatkan tekanan. Mbappe mendapatkan beberapa kesempatan, namun belum mampu mengonversinya menjadi gol. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Gol Penentu di Babak Kedua
Madrid akhirnya memecah kebuntuan lima menit setelah babak kedua dimulai. Umpan Mbappe disambut Vinicius yang melepaskan tembakan keras dari sisi kanan. Bola meluncur tajam ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau Trubin.
Benfica berusaha merespons. Andreas Schjelderup hampir menyamakan kedudukan lewat umpan silang yang mengarah langsung ke gawang, namun kembali digagalkan oleh Courtois.
Vinicius kembali mengancam di menit ke-78 melalui pergerakan serupa, tetapi kali ini tembakannya masih bisa dihentikan.
Di sisa waktu pertandingan, Benfica meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun hingga peluit akhir berbunyi, pertahanan Madrid tetap kokoh.
Madrid pun menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0 yang sangat berharga sebagai modal menghadapi leg kedua.











