Handicap.co.id, Medan – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku kecewa setelah timnya hanya mampu membawa pulang hasil imbang saat bertandang ke markas Bayer Leverkusen. Menurutnya, performa The Gunners pada pertandingan tersebut belum berada pada level terbaik sehingga hasil seri bisa dianggap cukup adil.
Pada laga yang berlangsung dini hari tadi di BayArena, Arsenal menghadapi wakil Jerman, Bayer Leverkusen, dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim 2025/2026.
Tim tuan rumah lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Robert Andrich. Arsenal kemudian berhasil menyamakan skor lewat eksekusi penalti Kai Havertz menjelang akhir babak kedua.
Meski berhasil bangkit dan menghindari kekalahan, Arteta tetap merasa timnya seharusnya mampu meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.
Merasa Menguasai Pertandingan
Dalam wawancara yang dimuat di situs resmi UEFA, Arteta menilai Arsenal sebenarnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan hampir sepanjang laga.
Namun ia mengakui timnya kehilangan fokus di awal babak kedua. Momen tersebut dimanfaatkan Leverkusen untuk mencetak gol yang membuat Arsenal berada dalam tekanan.
“Kami sebenarnya mengontrol permainan, tetapi gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol. Kemudian kami sedikit lengah dan memberi mereka kesempatan untuk percaya diri. Seharusnya kami tidak membiarkan situasi seperti itu terjadi,” ujar Arteta.
Hasil Seri Dinilai Pantas
Arteta juga memberikan apresiasi kepada para pemain Arsenal yang tidak menyerah meski sempat tertinggal.
Menurutnya, semangat juang tim meningkat di penghujung pertandingan hingga akhirnya mereka berhasil mencetak gol penyeimbang.
“Dalam 20 hingga 25 menit terakhir kami tampil jauh lebih baik. Saya rasa kami memang pantas mendapatkan gol penyama kedudukan tersebut,” tambahnya.
Fokus ke Laga Berikutnya
Sebelum menjalani leg kedua melawan Leverkusen, Arsenal masih memiliki satu pertandingan penting di kompetisi domestik.
Pada akhir pekan ini, The Gunners dijadwalkan menjamu Everton di Emirates Stadium. Arteta berharap timnya bisa meraih kemenangan dalam laga tersebut sebagai modal positif sebelum kembali menghadapi Die Werkself.











