AC Milan

Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric Jadi Pembeda di Menit Akhir

85
×

Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric Jadi Pembeda di Menit Akhir

Share this article

Gol krusial Luka Modric di menit akhir memastikan kemenangan 2-1 AC Milan atas Pisa dalam laga ketat Serie A pekan ke-25.

Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric Jadi Pembeda di Menit Akhir
Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric Jadi Pembeda di Menit Akhir

Handicap.co.id, Medan – Duel pekan ke-25 Serie A musim 2025-2026 antara Pisa dan AC Milan yang berlangsung di Cetilar Arena, Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu. Gol penentu dicetak oleh Luka Modric pada menit ke-85.

Tambahan tiga angka ini menjaga konsistensi Milan dalam perebutan posisi teratas klasemen. Pertandingan sendiri berjalan sengit sejak menit awal, dengan intensitas tinggi dari kedua kubu.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Milan terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola. Aliran umpan mereka cukup rapi dan terorganisir. Di sisi lain, Pisa memilih tampil disiplin dengan mengandalkan skema serangan balik cepat untuk mengejutkan pertahanan lawan.

Keunggulan Rossoneri tercipta pada menit ke-39. Ruben Loftus-Cheek sukses menanduk bola hasil umpan matang dari sisi sayap. Pergerakannya tanpa pengawalan di kotak penalti membuat lini belakang Pisa lengah.

Memasuki babak kedua, tuan rumah meningkatkan tempo permainan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-71 ketika Felipe Loyola mencetak gol penyeimbang. Skor 1-1 membuat laga semakin terbuka dan penuh tekanan.


Modric Tampil sebagai Penentu

Saat pertandingan memasuki fase krusial, pengalaman Modric berbicara. Gelandang senior asal Kroasia itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-85 melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti.

Meski sempat beberapa kali kehilangan bola akibat umpan yang kurang akurat, peran Modric dalam mengontrol tempo tetap terasa signifikan. Ia mampu membaca momentum dan mengambil keputusan tepat di saat tim membutuhkan.

Gol tersebut sekaligus menegaskan kualitasnya sebagai pemain berpengalaman yang mampu tampil efektif di momen penting. Tak heran jika ia dinobatkan sebagai Man of the Match berkat kontribusi vitalnya.


Performa Loftus-Cheek dan Akhir Laga yang Dramatis

Selain Modric, Loftus-Cheek juga menunjukkan performa solid di lini tengah. Gol pembukanya memberi fondasi penting bagi Milan untuk tetap percaya diri sepanjang laga. Ia tampil disiplin dan menjalankan strategi pelatih Massimiliano Allegri dengan konsisten.

Baca Juga  Butuh Tenaga Lini Depan, Pelatih Juventus Kemungkinan Panggil Kembali Mesin Gol Lamanya

Drama terjadi di masa injury time ketika Adrien Rabiot menerima kartu merah pada menit 90+2. Milan pun harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain.

Walau berada di bawah tekanan pada menit-menit akhir, lini belakang Milan mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Pengalaman serta koordinasi antarpemain menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pertahanan.

Kemenangan ini memperlihatkan betapa pentingnya kontribusi pemain senior dalam laga ketat. Satu momen krusial dari Modric cukup untuk mengubah arah pertandingan dan memastikan tiga poin tetap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *