Handicap.co.id, Cirebon Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, langsung mengalihkan fokus timnya ke kompetisi domestik usai langkah mereka terhenti di ajang ACL 2 musim 2025/2026. Ia menegaskan bahwa kegagalan di level Asia tidak boleh berlarut-larut dan para pemain harus segera menatap target berikutnya di Super League.
Perjalanan Maung Bandung di turnamen tersebut berakhir pada babak 16 besar. Mereka tersingkir setelah kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC. Kekalahan telak 0-3 di leg pertama menjadi beban berat yang tak mampu dibalikkan pada pertemuan kedua.
Dengan hasil itu, Persib harus mengakhiri kiprah mereka di Asia, sementara wakil Thailand melaju ke perempat final. Situasi ini membuat skuad asuhan Hodak tak punya pilihan selain segera bangkit.
Di ruang ganti setelah pertandingan, Hodak menyampaikan pesan tegas kepada para pemainnya. Ia meminta tim memanfaatkan lima pertandingan ke depan di Super League 2025/2026 secara maksimal. Menurutnya, periode ini sangat menentukan posisi Persib dalam perburuan gelar.
Saat ini, Persib masih bertengger di puncak klasemen sementara, sehingga peluang untuk menjaga konsistensi tetap terbuka lebar. Dua laga kandang dalam waktu dekat disebut sebagai kesempatan emas untuk mengamankan poin penuh.
Ujian terdekat akan datang pada 22 Februari saat Persib menghadapi Persita Tangerang. Laga tersebut diyakini bisa menjadi momentum kebangkitan sekaligus menjaga tren positif di kompetisi domestik.











