madrid

Courtois Kritik Mourinho Soal Polemik Selebrasi dan Dugaan Rasisme terhadap Vinicius

34
×

Courtois Kritik Mourinho Soal Polemik Selebrasi dan Dugaan Rasisme terhadap Vinicius

Share this article

Kiper Real Madrid menilai fokus Mourinho keliru karena lebih menyoroti aksi selebrasi dibanding isu dugaan pelecehan rasial yang menimpa Vinicius.

Courtois Kritik Mourinho Soal Polemik Selebrasi dan Dugaan Rasisme terhadap Vinicius
Courtois Kritik Mourinho Soal Polemik Selebrasi dan Dugaan Rasisme terhadap Vinicius

Handicap.co.id, Kediri – Penjaga gawang Thibaut Courtois menyuarakan kekecewaannya terhadap sikap pelatih Jose Mourinho yang dianggap terlalu menyoroti gaya selebrasi Vinicius Junior alih-alih mengecam dugaan tindakan rasisme yang terjadi di lapangan.

Komentar tersebut muncul menjelang duel leg kedua play-off Liga Champions antara Real Madrid melawan Benfica di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.

Atmosfer pertandingan masih dipenuhi bayang-bayang kontroversi dari pertemuan pertama di Portugal. Dalam laga yang berlangsung di Estadio da Luz itu, Vinicius disebut menjadi sasaran ucapan bernada rasial dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Insiden bermula ketika Vinicius mencetak gol spektakuler pada menit ke-50—satu-satunya gol yang menentukan kemenangan Madrid di leg pertama. Seusai membobol gawang lawan, pemain asal Brasil itu merayakan gol dengan menari di dekat bendera sudut lapangan sambil menghadap ke arah tribun pendukung tuan rumah.

Aksi tersebut dinilai berlebihan oleh wasit asal Prancis, Francois Letexier, yang kemudian menghadiahkan kartu kuning kepada Vinicius.

Ketegangan meningkat saat Benfica bersiap melakukan kick-off ulang. Dalam momen itulah Prestianni diduga mengucapkan kata “mono” yang dalam bahasa Spanyol berarti monyet—sebuah istilah yang kerap dikaitkan dengan hinaan rasial.

Vinicius yang mendengar ucapan tersebut langsung menghampiri Letexier untuk melaporkan dugaan pelecehan yang dialaminya. Namun, alih-alih fokus pada isu rasisme, Mourinho dalam sesi konferensi pers pascalaga justru lebih menyoroti selebrasi sang pemain.

Courtois pun menyayangkan sikap tersebut. Menurutnya, isu diskriminasi seharusnya menjadi perhatian utama dan ditangani secara serius, bukan malah digeser pembahasannya ke persoalan gaya selebrasi.

Situasi ini membuat leg kedua di Madrid diprediksi berlangsung panas, bukan hanya karena persaingan memperebutkan tiket ke babak berikutnya, tetapi juga karena tensi emosional yang belum mereda dari pertemuan pertama.

Baca Juga  Disebut Bikin Malu usai Kritik Vinicius, Chilavert Balas Courtois dengan Sindiran Pedas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *