BUNDESLIGA

Hampir Tersandung Tim Terbawah, Penalti Kane Jadi Penyelamat Bayern Munchen

18
×

Hampir Tersandung Tim Terbawah, Penalti Kane Jadi Penyelamat Bayern Munchen

Share this article

Gol penalti telat Harry Kane menggagalkan kemenangan mengejutkan Mainz di Allianz Arena

Hampir Tersandung Tim Terbawah, Penalti Kane Jadi Penyelamat Bayern Munchen
Hampir Tersandung Tim Terbawah, Penalti Kane Jadi Penyelamat Bayern Munchen

Handicap.co.id, JakartaBayern Munchen nyaris mengalami hasil memalukan ketika menjamu Mainz 05 di Allianz Arena. Menghadapi tim yang berada di dasar klasemen Bundesliga, Die Roten harus puas berbagi angka setelah Harry Kane mencetak gol penalti krusial di menit-menit akhir pertandingan.

Laga berakhir dengan skor 2-2, sebuah hasil yang di luar dugaan jika melihat perbedaan performa kedua tim. Bayern datang dengan catatan impresif tanpa kekalahan, sementara Mainz sedang berjuang keluar dari keterpurukan musim ini.

Sejak awal pertandingan, skuad asuhan Vincent Kompany tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut tidak sepenuhnya diiringi ketajaman di lini depan, yang membuat Bayern gagal mengunci kemenangan lebih cepat.

Sebaliknya, Mainz tampil disiplin dan penuh determinasi. Tim tamu yang kini ditangani Urs Fischer mampu memaksimalkan setiap peluang dan pulang dari Munich dengan satu poin berharga.

Kane Jadi Penentu di Tengah Tekanan

Hampir Tersandung Tim Terbawah, Penalti Kane Jadi Penyelamat Bayern Munchen

Bayern sempat berada dalam situasi sulit setelah tertinggal 1-2 pada babak kedua. Gol Lee Jae-sung membuat suasana stadion mendadak hening dan memicu tekanan besar bagi tuan rumah.

Kompany merespons keadaan dengan meningkatkan intensitas serangan dan melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya dobrak. Bayern terus menggempur pertahanan Mainz yang bertahan dengan rapat.

Momentum penentuan datang menjelang laga berakhir ketika Harry Kane dilanggar di area penalti oleh Kacper Potulski. Tanpa ragu, wasit memberikan hadiah penalti kepada Bayern.

Kane yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangannya memastikan Bayern terhindar dari kekalahan pertama musim ini.

Lennart Karl Curian Perhatian

Hampir Tersandung Tim Terbawah, Penalti Kane Jadi Penyelamat Bayern Munchen

Meski hasil akhir mengecewakan, Bayern tetap memiliki catatan positif lewat penampilan sensasional pemain muda Lennart Karl. Gelandang berusia 17 tahun itu mencetak gol pembuka Bayern pada menit ke-29.

Baca Juga  Hasil Liga Inggris: MU Dipaksa Imbang Leeds United di Elland Road

Gol tersebut tercipta berkat rangkaian serangan rapi yang melibatkan Michael Olise, Harry Kane, dan Serge Gnabry. Karl berada di posisi tepat untuk menyelesaikan peluang dari jarak dekat.

Kepercayaan diri Karl tampak jelas, meneruskan performa apiknya di Liga Champions ke ajang Bundesliga. Sepanjang laga, ia menjadi ancaman serius bagi pertahanan Mainz.

Penampilan impresifnya membuat Karl terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan. Kontribusinya di lini tengah memberi energi tambahan bagi permainan Bayern.

Mainz Tampil Berani dan Efektif

Datang dengan status non-unggulan, Mainz justru menunjukkan mentalitas kuat. Di bawah arahan Urs Fischer, mereka bermain solid dan berani menghadapi tekanan Bayern.

Penjaga gawang Daniel Batz menjadi salah satu pahlawan Mainz dengan sejumlah penyelamatan penting. Ia berhasil menggagalkan peluang emas dari Gnabry maupun Kane.

Gol balasan Mainz tercipta pada penghujung babak pertama melalui sundulan Kacper Potulski, memanfaatkan kelengahan lini belakang Bayern. Gol tersebut menjadi titik balik kepercayaan diri tim tamu.

Pada paruh kedua, Mainz bahkan sempat unggul lewat sundulan Lee Jae-sung dari skema serangan balik cepat. Bayern benar-benar dibuat kerepotan oleh efektivitas permainan Mainz.

Kompany Akui Hasil Mengecewakan

Usai pertandingan, Vincent Kompany mengungkapkan rasa frustrasinya. Ia menilai hasil imbang tersebut seharusnya bisa dihindari jika timnya tampil lebih tajam di depan gawang.

Menurut Kompany, Bayern menciptakan banyak peluang bersih yang gagal dikonversi menjadi gol. Hal itu menjadi faktor utama kegagalan meraih tiga poin.

“Ini jelas mengecewakan, tak peduli siapa lawannya dan di mana kami bermain,” ujar Kompany.

“Kami selalu menargetkan kemenangan, dan hari ini kami gagal mencapainya,” tambahnya.

Meski demikian, Kompany tetap berusaha objektif. Ia mengakui bahwa dari sisi permainan, Bayern sebenarnya layak mencetak lebih banyak gol.

Baca Juga  Hasil Man City vs Chelsea: Gol Menit Akhir Enzo Fernandez Buyarkan 3 Poin Tuan Rumah

“Bagi lawan, hasil ini tentu sangat luar biasa,” katanya.

“Namun sejujurnya, di hari yang berbeda kami bisa mencetak tiga atau empat gol tambahan,” tutup Kompany.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *